Masyarakat pada umumnya belum banyak yang tau fungsi teh itu apa aja bagi tubuh kita, tapi kalo kita kaji fungsi teh itu sangat banyak sekali, oleh karena itu anda harus tau fungsi dari teh itu apa aja, ternyat teh sangat berkhasiat dalam tubuh manusia.
Yang belum banyaj mengetahui adanya fungsi teh adalah dan yang tak pernah diungkapkan selama ini, minum teh ternyata juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membantu orang mengalahkan atau menjinakkan berbagai efek infeksi.
Khasiat ini diketahui setelah sejumlah orang yang bukan peminum teh, disuguhi enam gelas teh hitam tiap hari. Setelah dua pekan, tubuh orang-orang tersebut terlihat lebih mampu melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
Dari eksperimen di laboratorium diketahui, khasiat itu ada pada teh hitam, hijau, oolong dan pekoe, yang ternyata merangsang kemampuan sel sistem kekebalan untuk menjinakkan bakteri yang masuk ke tubuh. Dalam eksperimen itu sendiri digunakan ethylamine, yaitu zat yang dihasilkan oleh L-theanine, salah satu kandungan teh, saat L-theanine itu diurai dalam hati.
Menurut penelitian yang dilaporkan Proceedings of the National Academy of Science, ethylamine yang juga terdapat pada sayuran dan anggur diketahui pula menjinakkan patogen lain seperti parasit, virus, dan kemungkinan tumor.
Atas dasar temuan ini, Dr. Jack F. Bukowski dari Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School di Boston, Massachusetts, mengatakan akan banyak manfaatnya bagi orang yang ingin menyembuhkan penyakit untuk tidak lupa melengkapi menu mereka dengan minuman teh.
Rasanya tak ada yang menyangkal khasiat teh untuk kesehatan. Namun, tahukah Anda cara mudah untuk meningkatkan khasiat teh? Cukup tambahkan perasan air jeruk ke dalam teh maka kandungan antioksidan pelawan penyakit dalam teh akan naik dua kali lipat.
Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnalMolecular Nutrition and Food itu, para ilmuwan menemukan bahwa dengan menambahkan 2-3 sendok teh jeruk sitrus (lemon, jeruk limau, atau grapefruit) ke dalam secangkir teh hijau bisa meningkatkan stabilitas catechins (jenis antioksidan pencegah kanker, stroke, dan penyakit jantung) dalam jumlah yang cukup untuk dicerna hingga lima kali lipat.
Cathecins terdapat dalam hampir semua jenis teh, tetapi karena komponen ini tidak stabil dalam lingkungan yang non-asam, seperti dalam pencernaan, biasanya yang bisa diserap tubuh kurang dari 20 persen.
Berminat untuk mencobanya? Masukkan satu kantong teh celup ke dalam secangkir air mendidih selama 3-5 menit sebelum ditambahkan perasan air jeruk untuk memastikan naiknya kadar antioksidan.
seorang penikmat teh memiliki pembawaan yang jauh lebih rasional dan tenang dibandingkan penikmat kopi ataupun wine. Selain itu, orang yang membawa kebiasaan minum teh dalam hidupnya juga akan tampak lebih muda dibandingkan dengan orang-orang seusianya.
"Minum teh adalah sebuah kebiasaan yang harus kita pelihara. Teh bukan obat yang begitu diminum langsun sembuh. Perlu waktu panjang untuk merasakan manfaatnya, juga diimbangi dengan pola hidup sehat. Percuma rajin minum teh, tapi tetap hobi makan-makanan bersantan, berminyak, bergadang dan merokok," kata Suwarni Widjaja Master of Tea Ceremony Urasenke Indonesia. Serunya, dengan pelbagai jenis teh, berbeda pula manfaat yang dimilikinya.
Teh hijau (green tea)
Teh hijau memiliki kandungan yang paling baik karena tidak mengalami fermentasi, kaya akan vitamin A, C, dan E. Teh ini berwarna hijau muda dan beraroma segar. Teh ini dapat mencegah kanker, liver, dan dapat menghilangkan panas dalam.
"Minum teh adalah sebuah kebiasaan yang harus kita pelihara. Teh bukan obat yang begitu diminum langsun sembuh. Perlu waktu panjang untuk merasakan manfaatnya, juga diimbangi dengan pola hidup sehat. Percuma rajin minum teh, tapi tetap hobi makan-makanan bersantan, berminyak, bergadang dan merokok," kata Suwarni Widjaja Master of Tea Ceremony Urasenke Indonesia. Serunya, dengan pelbagai jenis teh, berbeda pula manfaat yang dimilikinya.
Teh hijau (green tea)
Teh hijau memiliki kandungan yang paling baik karena tidak mengalami fermentasi, kaya akan vitamin A, C, dan E. Teh ini berwarna hijau muda dan beraroma segar. Teh ini dapat mencegah kanker, liver, dan dapat menghilangkan panas dalam.
Khusus untuk green tea cara menyeduhnya jangan menggunakan teko dari tanah liat dimana sifat tanah liat menyimpan panas akan membuat daun teh terlalu matang dan rusak. Sebaiknya gunakan suhu air 70 derajat- 80 derajat celcius.
Teh putih
Merupakan jenis teh yang tidak mengalami proses fermentasi. Pada saat proses pengeringan dan penguapan juga dilakukan sangat singkat. Teh Putih diambil hanya dari daun teh pilihan yang dipetik dan dipanen sebelum benar-benar mekar.
Disebut teh putih karena ketika dipetik kuncup daunnya masih ditutupi seperti rambut putih yang halus. Karena proses yang lebih singkat ini kandungan katekin pada teh putih adalah yang tertinggi untuk menangkal radikal bebas lebih ampuh dibanding teh lainnya serta berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. Teh putih terkenal sebagai dewa dewinya teh karena diambil dari kuncup daun terbaik dari setiap pohonnya.
Teh yang dibuat dari pucuk daun yang tidak mengalami proses oksidasi dan sewaktu belum dipetik dilindungi dari sinar matahari untuk menghalangi pembentukan klorofil. Teh putih diproduksi dalam jumlah lebih sedikit dibandingkan teh jenis lain sehingga harga menjadi lebih mahal. Teh putih kurang terkenal di luar Tiongkok, walaupun secara perlahan-lahan teh putih dalam kemasan teh celup juga mulai populer.
Dibuat dari tunas teh yang berbulu halus berwarna putih dan diproses dengan fermentasi ringan. Teh ini beraroma bunga dan berwarna kuning muda.
Teh ini bermanfaat untuk membantu metabolisme tubuh, melancarkan peredaran darah dan menunda proses penuaan dini. Seduh dengan suhu air kurang lebih 85 derajat celcius agar khasiat teh tidak rusak.
Teh Oolong
Ching Cha atau yang dikenal dengan Oolong Tea adalah teh dengan fermentasi ringan. Teh Oolong memiliki aroma dan rasa yang sangat lembut. Teh ini juga bermanfaat menurunkan hipertensi, menjaga stamina, dan menyegarkan pernapasan.
Teh Oolong
Ching Cha atau yang dikenal dengan Oolong Tea adalah teh dengan fermentasi ringan. Teh Oolong memiliki aroma dan rasa yang sangat lembut. Teh ini juga bermanfaat menurunkan hipertensi, menjaga stamina, dan menyegarkan pernapasan.
Disebut sebagai teh semi fermentasi. Nama oolong diambil dari sebuah nama pria Cina yakni Wu Long atau Oolong. Pria ini menemukan teh oolong secara tidak sengaja ketika daun teh yang dipetiknya ditinggalkan demi mengejar seekor kijang. Ketika kembali, teh itu telah terfermentasi. Legenda lain menyebutkan bahwa oolong dalam bahasa Cina berarti naga hitam, karena daunnya mirip naga hitam kecil yang tiba-tiba terbangun ketika diseduh.
Seperti halnya teh yang lain, Teh oolong juga mempunyai khasiat sehat yang dapat membantu kinerja pencernaan, mengobati sakit kepala. Bahkan pada penelitian modern terhadap teh oolong menunjukkan bahwa teh ini efektif mengontrol kadar kolesterol dan membantu menurunkan kadar gula.
Proses oksidasi dihentikan di tengah-tengah antara teh hijau dan teh hitam yang biasanya memakan waktu 2-3 hari. Supaya khasiat tehnya tidak rusak, seduh dengan suhu air kurang lebih 90 derajat celcius.
Teh merah
Teh berfermentasi berat ini memiliki aroma dan rasa yang kuat. Dapat menghilangkan lemak dan membantu kerja pencernaan. Supaya khasiat tehnya tidak rusak seduh dengan suhu air Kurang lebih 90 derajat celcius. Teh hitam
Teh berfermentasi berat ini memiliki aroma dan rasa yang kuat. Dapat menghilangkan lemak dan membantu kerja pencernaan. Supaya khasiat tehnya tidak rusak seduh dengan suhu air Kurang lebih 90 derajat celcius. Teh hitam
Adalah daun teh yang mengalami proses fermentasi paling lama sehingga warnanya sangat pekat dan aromanya paling kuat. Teh hitam merupakan jenis teh yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat di dunia (khususnya oleh bangsa Inggris). Teh Hitam lebih dipercaya memberikan banyak manfaat seperti : meningkatkan konsentrasi dan mencegah kantuk.
Daun teh dibiarkan teroksidasi secara penuh sekitar 2 minggu hingga 1 bulan. Teh hitam merupakan jenis teh yang paling umum di Asia Selatan (India, Sri Langka, Bangladesh) dan sebagian besar negara-negara di Afrika seperti: Kenya, Burundi, Rwanda, Malawi dan Zimbabwe.
Teh bunga
Diproses dengan cara pengasapan dan penambahan bunga-bunga alami, nikmat menyegarkan dengan aroma wewangian alami akan mengendurkan ketegangan saraf, membantu metabolisme tubuh dan menghilangkan stres. Seduh dengan air di bawah 80 derajat celcius agar khasiat teh tidak rusak.
Diproses dengan cara pengasapan dan penambahan bunga-bunga alami, nikmat menyegarkan dengan aroma wewangian alami akan mengendurkan ketegangan saraf, membantu metabolisme tubuh dan menghilangkan stres. Seduh dengan air di bawah 80 derajat celcius agar khasiat teh tidak rusak.
Manfaat teh untuk kecantikan
• Menjaga kesehatan kulit. Kandungan catechine dan polyphenol dalam teh bermanfaat sebagai antioksidan yang mampu mencegah serangan radikal bebas, mengurangi kerusakan sel sehingga penuaan dini bisa dicegah. Ekstrak daun teh dapat membantu mengecilkan pori-pori di wajah, menyamarkan flek, mengatasi jerawat, memberikan nutrisi pada kulit. Kandungan tanin dalam teh baik untuk mengatasi kulit yang terbakar sinar matahari.
• Mencegah bau mulut. Polyphenol mampu menghambat pertumbuhan bakteri sampai 30 persen dan mengurangi produksi senyawa penyebab napas tak sedap di mulut.
• Menyegarkan mata sembab.Teh mengandung satu senyawa yang bersifat astringent sehingga dapat membantu mengatasi dan menyegarkan mata yang sembab serta menghilangkan lingkaran hitam di mata.
• Melangsingkan Tubuh. Paduan kafein dan catechine mampu membakar empat persen kalori lebih banyak. Catechine teh juga menghambat penyerapan vitamin B1. Hal ini akan mengurangi metabolisme gula darah yang selanjutnya berpengaruh pada pengurangan berat badan.
(berbagai sumber)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar