Selasa, 19 April 2011

085728617568

Dalam diam ku ucap kata
Kau yang menjadi darah ku
Mengalir menjadi denyut nadi ku
Bahkan yang sempurna
Yang ku punya bukan hanya kata - kata
Yang ku punya tak bisa kau lihat
Dari tampak ku
Rasakanlah di dalam hati mu
Mencintaimu ku sekali
Menyayangimu ku berkali - kali
Mengharapkanmu hingga ribuan kali
tak pernah ku mengerti 
apa jawabmu 
dari apa yang pernah aku lakukan untukmu.,,?
Begitulah isi pesan yang masuk ke inbox Salsa, tanpa nama namun terkesan sarat makna. Terbangun ia pagi tadi, karena semalam tidak kunjung bisa terlelap membuat paginya kini tergagap. Kemudian dia buka Handphonenya ada beberapa inbox masuk. Ada yang berupa kiriman dari facebook, lalu ada nomor baru masuk dan isinya menimbulkan tanda tanya tersendiri bagi Salsa. Nomor siapa ini??
Salsa merasa dia tidak mengundang seseorang untuk tertarik padanya.Salsa begitu memikirkan isi pesan itu. Dia benar - benar ingin tahu siapa pengirimnya, bukan karena apa hanya ingin mengucapkan terima kasih atas apa yang pernah dilakukan untuknya. Lagipula Salsa tak ingin mencari lagi ataupun memilih lagi. Hatinya sudah ia berikan pada seseorang yang mencintainya lebih dari apapun. Dan dia tidak yakin apakah sang pengirim akan memiliki ketulusan hati seperti yang dimiliki Yudis. 
Sebelum bertemu Yudis pun Salsa sudah menyerah pada hidupnya. Dia menyerah untuk mengulurkan tangannya pada seorang pria. Andaikan ada pria yang mengulurkan tangannya dia tidak akan peduli. Namun dengan Yudis, Salsa tak mengulurkan tangannya Yudispun tidak. Tetapi Allahlah yang menarik hati dari masing - masing hingga dipertemukan sampai saat ini. Berbagai persoalan, kesulitan, dan ujian sudah dialami oleh hubungan Yudis dan Salsa. Seandainya ini hanya hubungan yang disambung manusia, semua tak akan bisa bertahan pasti Yudis tak akan tahan menghadapi sifat Salsa, seperti yang diucapkan oleh sahabatnya tempo hari. Namun ini adalah jodoh dari Tuhan, Dia yang menulis awal cerita Dia pula yang akan menulis akhirnya. Dan Salsa yakin akhirnya akan bahagia jika dia selalu dekat denganNya.
"Jika diawali karena Allah mengapa harus berakhir karena manusia?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar