Kamis, 28 April 2011

Pelajaran Baru

Aceeeeem...
bikin marmos ajja...
sekarang aku tahu jalan mainnya...
kalo gini caranya...
pantesan ajja pada kabur ndak mau ngurusi...
Ngajari untuk mencoba menggunakan sepatu orang lain. Tapi tak bisa menerapkan dalam dirinya sendiri. Terkadang memang terkesan berwibawa. Tapi sifat yang satu itu lho...bikin jengkel ni ati...
Subhanallah...Engkau ciptakan makhluk yang sangat unik ini untuk melengkapi dunia, dan sebagai bukti kekuasaanMu...Pelajaran baru bagiku...agar aku mampu menjadi orang yang empati...agar aku mampu menjadi anak yang mandiri...agar aku mampu menjadi seorang ibu yang bisa menguasai hati...Amien Ya Rabb...
Pelajaran untuk bisa mengayomi bawahan...Menjadi pemimpin bukan pimpinan...menyelesaikan semua masalah dengan bijak dan mandiri, agar hati ini tidak manja, agar pundak ini kelak mampu menanggung dunia. Pegel dong!!! hehehe...Agar jiwa raga ini lebih bernurani, cendekia dan mandiri. 
Karena, mereka tak selalu akan ada disisi kita, karena mereka akan pergi jua, dan bagiku cukup sudah aku menyusahkan mereka saat mengandung dan merawatku masa kecil. Tak ingin aku menambah beban mereka dengan masalah - masalahku sekarang. Tugas kita meringankan beban mereka. Bukan menambahkan masalah kita untuk mereka selesaikan. Huft...karena hati seorang ibu tak akan rela melihat anaknya tidak tenang, walaupun dia tidak tahu yang benar yang mana yang salah yang mana. Baginya melindungi anaknya adalah hal yang utama. Ya Rabb berikanlah aku kebijaksanaan agar kelak mampu menjaga dan merawat amanahMu,, agar aku bisa melihat yang benar,, dan mampu menyelesaikannya tanpa menyakitikan hati.
Wah...jadi panjang lebar nih ngomongnya..dah malem...antuk...cukup sekian curahan hati hari ini...Konbanwa...Sayōnara...:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar